BUMI MALANG MIG33

www.bumimalang.tk
Photobucket
e-book Usaha Toko Sembako
SELAMAT DATANG DI BUMI MALANG SATU BUMI UNTUK MALANG by hagemaru_j
e-book Usaha Toko Sembako hagemaru_j




Senin, 21 Februari 2011

Kebesaran Pohon Apel

pada suatu hari terdapat suatu pohon apel yang rindang dan besar, pohon itu menghasilkan apel merah yang segar-segar dan nikmat. karena apel itu terdapat di perbukitan, pohon apel tersebut merasa kesepian, tetapi suatu hari datanglah seorang anak kecil dari desa yang sama sama tak memiliki teman.

.

pohon apel pun berkata pada anak kecil tersebut.


pohon apel: hai anak kecil, kenapa wajahmu murung?


anak kecil: aku ingin bermain tetapi aku tidak mempunyai teman..


pohon apel: ayo mari main dengan saya ( pohon apel pun menyediakan sebuah ayunan untuk anak kecil itu bermain)


hari berganti hari mereka lewatkan keceriaan bersama,pohon apel pun merasa senang karena tidak kesepian lagi..

namun suatu hari, anak kecil itu datang lagi ke pohon apel tersebut dengan murung


pohon apel: hai anak kecil, kenapa kamu murung?


anak kecil: aku ingin punya layangan dan bermain layang layang denagan anak se umuranku


pohon apel: ( melihat anak kecil yang murung, pohon apel sangat kasian) Ooo.. ak tidak bisa membuat layang layang dan benang untuk kamu bermain, tapi aku punya buah, kamu bisa ambil dan jual buah tersebut guna membeli benang dan layangan.

anak kecil itu pun memetik semua buah di pohon apel..


beberapa hari pohon apel tidak melihat anak kecil itu datang, dalam hati pohon apel merasa kesepian lagi sedikit penyesalan telah.. tetapi merasa senang melihat anak kecil itu tidak murung lagi

setelah bertahun tahun anak kecil itu pun kini menjadi dewasa dan datang lagi ke pohon apel


anak kecil: hai pohon apel


pohon apel: (merasa senang melihat anak kecil itukembali) hai kamu sudah dewasa, apa kamu mau datang kesini dan bermain main denganku lagi?


anak kecil: tidak aku sudah bosen dengan segala permainan aku ingin punya perahu dan mengarungi samudra yang luas sepanjang hidupku....


pohon apel: Ooo,.. kalau perahu saya tidak punya, tapi kamu dapat menebang tubuhku yang besar ini dan kamu dapat jadikan perahu.....


anak kecil itu pun memotong pohon apel dan menjadikannya sebuah perahu sehingga dia dapat berlayar mengarungi samudra....

setelah bertahun tahun bahkan berpuluh tahun anak kecil itu pun kembali mengunjungi pohon apel itu


anak kecil: hai pohon apel

pohon apel: hai anak kecil kau masih ingat sama aku, ada apa gerangan kamu kesini, aku sudah tidak punya daun rindang untuk berteduh juga buah buahan yang lezat ubtuk dimakan...


anak kecil: aku sudah tua pohon apel aku tidak ingin apa apa, aku hanya ingin bersandar di sampingmu


pohon apel: kalau itu maumu kamu bisa bersandar di akarku karena akarku merupakan pempat yang nyaman untuk kau sandari...


dari cerita di atas tindakan anak kecil itu sangat menyakitkan tetapi sadarkah kawan, anak kecil itu bisa di ibaratkan seperti kelakuan kita pada orang tua kita walaupun tidak kita sadari itu....


ingat ngak waktu kita kecil selalu menyanyikan lagu ini..

Kasih ibu,

kepada beta

tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,

tak harap kembali,

Bagai sang surya, menyinari dunia.




Ketika ibumu melahirkanmu,

kamu menangis..
Dan orang-orang sekelilingmu tertawa gembira..
Maka berbuatlah untuk suatu hari (kematian),
Dimana orang-orang menangisimu sedang kamu bahagia..


0 komentar:

BUMI MALANG MIG33 COMUNITY

Pengikut

About This Blog

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP