BUMI MALANG MIG33

www.bumimalang.tk
Photobucket
e-book Usaha Toko Sembako
SELAMAT DATANG DI BUMI MALANG SATU BUMI UNTUK MALANG by hagemaru_j
e-book Usaha Toko Sembako hagemaru_j




Selasa, 01 November 2011

Tiga Pilihan Yang Sulit

Suatu ketika di suatu negeri, terdapat Rumah Sakit yang cukup besar, dan sangat diakui akan kehandalannya. Dokter-dokter disanapun sangat mumpuni, baik pendidikan dan pengalaman mereka. Banyak dokter-dokter spesialis disana.

Hingga suatu ketika, tiba-tiba salah satu dokter senior sedang kebingungan terhadap ketiga pasiennya yang baru datang. Beliau ini adalah dokter spesialis jantung, entah apa titelnya, yang jelas beliau sangat ahli dalam jantung, termasuk mencangkok dan mengganti jantung.

Kebetulan, ketiga pasien ini dalam kondisi yang parah, yakni jatung mereka telah rusak. Dan jalan satu-satunya untuk di sembuhkan adalah dengan mengganti jantung mereka dengan jantung donor.

Pasien pertama adalah seorang laki-laki yang sudah cukup tua, umurnya sekitar 70-an. Beliau adalah seorang profesor. Beliau diantar dengan diringi keluarga dan para mahasiswanya.

“Pak dokter, tolonglah pak Profesor ini. Pemikiran beliau sangat berharga untuk pendidikan di negeri ini. Selamatkan dia pak dokter! Berikanlah dia kesempatan untuk menyelesaikan buku, yang sangat berharga bagi negeri ini!” Pinta para keluarga dan mahasiswanya.

Kemudian tak lama, pasien kedua datang. Beliau ini hanya laki-laki biasa berumur 30 tahunan, yang memiliki 3 anak yang masih kecil-kecil. Dan beliau adalah tulang punggung keluarganya dalam mencari rezeki.

“Tolong pak dokter! Sembuhkan suami saya pak dokter!” mohon sang istri kepada dokter dengan tangisannya. Terdengar pula tangisan anak-anak disana menatap ayahnya yang kaku tak bergerak.

Disaat bersamaan, datang pula keluarga yang membawa anaknya yang masih kecil, yang berumur sekitar 3 tahun. Ayah dan Ibu ini menangis meronta-ronta memohon kepada sang dokter agar anak mereka diselamatkan jantungnya.

“Tolong pak dokter, putri kami ini sangat kami nantikan kehadirannya hingga bertahun-tahun, hingga sekarang kami bisa mendapatkannya. Jadi tolonglah, berapapun biayanya akan saya bayar. Asal kami bisa melihat putri kami ini bisa tumbuh dewasa dan cantik” tangis dan pinta sang bunda.

….

Sang dokter termenung di ruang beliau. Butiran-butran air mata menetes mengalir di pipinya. Beliau kebingungan ketika melihat stok jantung donor hanya tinggal satu. Sedangkan yang membutuhkan 3 orang. Dan sangat tidak mungkin menunggu donor jantung dari negeri lain, karena membutuhkan waktu yang lama.

“Tidak ada jalan lain! Selain mengorbankan dua dari tiga pasien saya! Tapi yang mana yang harus saya pilih untuk diselamatkan?” Pikir keras beliau.

~~~
 Silahkan bagaimana anda mengambil keputusan ketika sahabat sekalian dalam posisi sebagai dokter tersebut?


..............

.............


Lanjutan Cerita, “3 Pasien Jantung”

Salam Motivasi…

Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada sahabat sekalian yang berkenan meluangkan waktu dan pikiran untuk ikut berbagi opini dalam cerita, “3 Pasien Jantung”. Sekitar tiga ratusan opini yang telah masuk, baik di inbox saya, atau di wall grup ini.

Sekilas saya perhatikan dari berbagai opini sahabat sekalian, kebanyakan anda cenderung mengambil keputusan untuk memlih : (dari yang terbanyak hingga yang paling sedikit)

1. Ayah dari ketiga anak.
2. Anak berumur 3 tahun
3. Profesor tua
4. Masih bingung dan ragu

Perlu sahabat sekalian ketahui, bahwa Cerita “3 Pasien Jantung” ini, dulu pernah saya sampaikan di dalam sebuah training kepemimpinan. Tujuan cerita ini memang disengaja agar terjadi konflik. Sehingga peserta training terpancing untuk mengutarakan opini mereka. Yang pada sebelumnya mereka malu, takut, dan bimbang mengutarakan pendapatnya. Alhamdulillah, salah satu tujuan training tercapai.

Perdebatan sehatpun muncul ditengah mereka. Mereka saling kukuh mempertahankan pendapatnya. Berbagai pendapat dan pemikiran mereka lontarkan semua. Sehingga materi training jadi terasa sangat hidup.

Kemudian mungkin masih ada pertanyaan dalam diri anda, ”lalu keputusan manakah yang paling benar?” sebuah pertanyaan yang sama dari para peserta training.

Jawaban saya simpel. Yakni jawaban anda benar semua, ketika anda memilih salah satu dari ketiga pasien tersebut. Dan yang salah adalah ketika anda masih dalam kebimbangan dan tenggelam dalam keraguan dan tidak berani mengambil keputusan. Bahkan hingga saat ini anda masih ragu.

(eit... sebentar... jangan protes dulu ya..! ^_^)

Sahabatku, mungkin kita semua pernah menghadapi suatu masalah yang dilematis. Ketika harus memutuskan A, bisa jadi salah, dan kalo B, bisa jadi salah juga. Sehingga tak jarang kita berputar-putar dalam kebimbangan dan keraguan, sehingga tanpa sadar permasalahan tersebut malah semakin bermasalah.

Itulah hikmah dari cerita ini. Keberanian, ketegasan dan kecepatan dalam mengambil keputusan adalah poin utama. Timbanglah segala masalah secukupnya dan sewajarnya, kemudian ambil keputusan. Dengan menyebut nama-Nya, yakinlah keputusan itu yang terbaik. Kalaupun toh keputusan tersebut salah, saya kira itu jauh lebih baik daripada anda tidak berani mengambil keputusan.

Maka saya ucapkan selamat bagi anda yang telah berani dan tegas dalam mengambil keputusan. Dan itu berarti anda berhak mendapatkan hadiah..., ya, hadiah sebuah doa dari saya. Semoga segala keputusan anda adalah keputusan yang terbaik! Amin.... he he.. ;)

Dan bagi anda yang masih ragu, dan belum mengambil keputusan. Atau yang sudah mengambil keputusan, tapi kurang tegas, karena masih ada keraguan dalam diri anda. Maka latihanlah untuk mengambil keputusan dengan tegas. Terutama bagi anda yang seorang pemimpin. Baik pemimpin perusahaan, Organisasi, atau anda seorang pemimpin keluarga. Dan saya yakin, anda sekalian paling tidak adalah seorang pemimpin bagi diri anda sendiri. Anda harus berani memutuskan dengan tegas, apa tindakan anda!

Jazakumullah telah membaca tulisan ini, semoga anda menjadi pribadi yang tegas dalam mengambil keputusan. Keputusan tuk menapaki setiap langkah kehidupan yang lebih baik, dan lebih baik lagi...



sumber : disini

Read more...

Minggu, 30 Oktober 2011

Biarlah Tuhan Yang Menilaimu

Alkisah, seorang Ayah dan anak sedang perjalanan jauh sambil menuntun onta yang terlihat beberapa barang yang diletakkan diatas Onta tersebut..., sampai mereka berpapasan dengan seseorang pedagang pertama. Dia berkata,

"Dasar bodoh kalian... onta yang kuat dan kekar itu kok tidak dinaiki oleh salah satu dari kalian? Dasar Bodoh!"

Sang ayah kaget, dan menyuruh sang anak untuk naik onta tersebut. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedagang kedua. Dia Berkata,

"Emang anak tak tau diri, masak Ayahnya dibiarkan berjalan menuntun onta yang dinaiki anaknya...!"

Sang Anak kaget, kemudia dia mempersilahkan ayahnya untuk naik onta. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedangang ketiga. Dia berkata,

"Wah... wah... tega nian ini sang Ayah... masak anak yang belum besar ini disuruh menuntun onta, sedang ayahnya bersantai diatas onta...?"

Sang Ayah kaget, kemudian mengajak anaknya untuk naik bersama-sama ke atas Onta. Hingga mereka bertemu dengan pedagang ke empat. Dia berkata.

"Dasar manusia-manusia tidak berperikehewanan! Onta kok dinaiki oleh dua orang dan barang-barang?... kasihanilah onta tersebut...!"

Kemudian sang ayah berkata kepada anaknya, "Anakku, memang ketika kita mengharap nilai dari manusia, maka akan seperti ini.... tidak jelas..., maka biarlah Tuhan yang menilai kita...!"

~~~

Sahabatku, Biarlah Tuhan Menilaimu...

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Salam Motivasi...!


sumber : disini

Read more...

Kisah Penjual Ikan



Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan "Disini Jual Ikan Segar"

Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. "Mengapa kau tuliskan kata :DISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?"

"Benar juga!" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "DISINI" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN SEGAR".

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.

"Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?"

"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "SEGAR" dantinggallah tulisan "JUAL IKAN"

Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakantulisannya : "Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?"

Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalahtulisan "IKAN"

Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?"

"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.



Sahabat, Bila kita ingin memuaskan semua orang, maka yakinlah itu hal yang mustahil.... atau bahkan kita malah justru merugikan diri sendiri

kadang kala nasihat mencuri impian kita, jika kita memuaskan semua orang, menuruti keinginan semua orang disekeliling kita, maka kita tak akan mendapat apa apa.


Sudah menjadi fitrah manusia untuk berbeda pendapat. Terbukti perumahan mungil2 yang dulunya sama semua, dalam hitungan tahun sudah menjadi beda semua...

Jadi utamakan suara hati anda... biarlah orang lain berpendapat..., tapi saringlah, cerna kembali pendapat mereka... apakah sesuai dengan kata hati anda?... jika tidak, maka tegaslah tuk mengatakan... "Tidak!... maaf" :)


Trimakasih telah membaca... Salam Motivasi...!




sumber : disini

Read more...

Kamis, 27 Oktober 2011

Aku Masih Mencintaimu

inilah aku 
lelaki yang mencintaimu
lelaki yang hatinya masih kau miliki
lelaki yang masih mengharapkan kehadiranmu

beban pikiran selalu berkecamuk dihatiku
sampai kapankah aku harus bertahan menantimu....


aku disini hanya sendiri
hati gelisah dirundung kesepian
jiwa tak tenang penuh ketidak pastian 

akh......................

suara di luar membuatku bimbang
ingin rasa berpindah hati
namun tak kuasa terlanjur sayang

aku hanya pasrah pada Yang Kuasa
berharap hatinya masih tersisa
aku bukanlah lelaki perkasa
yang kuat menanti sepanjang masa..

Read more...

Kau Sebut Aku Aset hai “Ibuku”, dan Habislah Kau!!!

1319658278859563498Sophie itu nama ku. Kata ibu itu adalah warisan almarhum ayah.Ayah ku yang meninggal ketika aku masih berumur empat tahun. Ayah yang meninggal ketika aku masih butuh sosok yang melindungiku. Dan sekarang aku dibesarkan seorang ibu, ibu tiri yang sepertinya sudah membenciku, namun tetap merawatku . Dulu ayah adalah pria dengan ekonomi matang. Kemudian berselingkuh dengan ibu tiriku ini, hingga ibu kandungku pergi meninggalkanku yang saat itu masih berumur dua tahun. Tak lama sejak kepergian ibu, bagaimana pun juga berselingkuhnya ayah, ibu tetaplah wanita yang lekat dihati dan kehidupannya.
Mengapa tidak, 5tahun mereka merintis rumah tangga dari bawah bersama,hingga ayah mampu menjadi orang sukses yang bergelimang harta.Tahun keenam aku dilahirkan ibu kandungku yang kata orang rupawan. Delapan tahun bersama dan berpisah gara gara kebodohan ayah berselingkuh dengan wanita yang ditemui nya di klub malam. Aaah, dasar ayah bodoh, membiarkan  ibu yang baik dan terhormat pergi begitu saja untuk wanita yang tak sebanding.
Sophie Theona Wiratman, kata ayah ku artinya adalah kebijaksanaan anugerah Tuhan kepada Wiratman,yaitu ayahku.Nama itu diberikan agar aku menjadi orang yang bijak dalam hidup,itu filosofinya kata ayah. Dan semua itu ku peroleh dari cerita ayahku. Darimana?? Pastilah pertanyaan itu muncul,karena ayah meninggal waktu aku belum bisa mengerti apa apa. Aku tau semua dari surat yang ibu tiriku serahkan padaku ketika aku sudah mulai bisa tulis baca, ketika aku kelas 3 SD. Dan aku hanya mengecap bangku pendidikan hingga SD saja,
Kata ibu “Gag usah sekolah tinggi tinggi kan ujungny kamu akan seperti ibu juga”. Walau demikian aku tetap mencuri curi waktu untuk membaca, apa saja yang bisa aku baca. Koran bekas majalah bekas, apa saja lah yang penting aku membaca.Karena waktu masih dsekolah dasar aku sempat menyimak,bahwa dengan membaca kita dapat membuka wawasan tentang dunia.Dan aku tak mau menjadi orang miskin yang bodoh.
Sebenarnya alasan terbesar ibu untuk hanya menyekolahkan ku hingga SD adalah biaya. Sejak ayah meninggal ibu tiriku kembali ke kehidupan lamanya. Menjadi pelacur sekaligus germo nya sendiri. Ayah meninggal dengan hutang bertumpuk yang darimana asalnya,karena itu tak dijelaskan dalam surat yang diserahkan ibu padaku. Sempat ku bertanya tapi ibu malah memakiku.Jadi aku memilih diam dari pada ditampar . Tapi bagaimana pun dia, aku masih berterima kasih dia masih mau mengurusku juga masih mau menjaga amanah terakhir ayah tentang surat itu. Dan memang hanya nama,juga surat lusuh itu yang ditinggalkan ayah,sebab semua sudah disita .
Tapi kasih sayangnya padaku tidaklah gratis. Karena mungkin memang tak ada yang gratis didunia ini. Dan itu harus kubayar dengan menjual tubuhku.Dia, wanita yang ku panggil ibu tak pernah mengajariku sopan santun, tak pernah mendidik ku selayaknya mendidik anak perempuan yang bertumbuh kembang. Juga tak mengajariku tentang moral yang pantas.Bagaimana bisa aku berkata demikian??
Pada aku masih kelas tiga SD, saat itu umurku sekitar sembilan tahunan, aku sudah terbiasa melihat ibu melayani pelanggan nya dirumah kontrakan kami. Aku sudah terbiasa mencium anyir “lendir” dan melihat rupanya yang beragam. Ibuku memang wanita licik, dengan melaksanakan prakteknya dirumah,baginya itu lebih praktis,selain kawasan itu memang komplek prostitusi,dia juga tak perlu mencari kesana kemari pelanggannya. Karena mereka juga sudah punya jadwal sendiri sendiri dengan ibu. Dan hari itu adalah Senin siang, tamu hari itu Pak RT tempat kami tinggal.
“Bagus, tua bangka botak ini pun masih saja suka jajan diluar,dirumah padahal dia sudah punya dua istri, dasar laki laki rakus,” ujar ibuku padaku ketika tua bangka itu pergi.
Pemandangan seperti itu sudah jadi tontonan yang wajar buatku dari kecil. Tapi ketika itulah aku benar benar ingat jelas detail kejadiannya yang terus berlanjut setiap hari dan sampai kini terekam jelas diingatanku. Pernah juga suatu hari ibu mengajariku memijat mijat dan menikmati “pisang” aneka ragam itu dengan mulut ku yang masih kecil. Karena melihat ibu biasa melakukannya, aku menurut saja. Dan lagi hal itu jadi hal yang biasa bagiku,dimulai dari umur yang seharusnya aku belum tau apa apa tentang apa itu senggama dan sejenisnya, aku malah sudah hampir bisa mempraktikkannya ketika usiaku baru saja menginjak 12 tahun.
Sungguh didikan yang luar biasa. !!!
Kujalani hari hari ku dengan ibu dan mengikuti tiap ajaran yang diberikannya. Cara berdandan dan menggoda laki laki. Bagus, pengalaman sejak kecil membuatku lihai dan cepat pandai dalam urusan itu. Dan diusia ku yang 15 tahun, ibu tega menjual keperawananku dengan harga 1juta saja,lalu aku hanya kebagian 300ribu saja. Hebat, fantastis, mengagumkan, aku yang bekerja melayani tamu dengan bau badan busuk dan bertubuh gemuk itu,juga kehilangan keperawananku, dan aku hanya dibayar 300ribu. Protes?? Sudah kulakukan, dan aku langsung dapat hadiah dari ibu,.Tinju tempeleng juga tendangan dari anak buahnya yang berbadan tegap.
Ya, sejak aku jadi barang dagangan ibuku, dia sekarang benar benar jadi “germo” sejati. Pakai bodyguard segala. Dan itu berlangsung hingga umurku kini 24tahun. Aku mengabdi menjadi barang dagangan ibu tiriku. Dan sekarang aku memilih untuk tinggal sendiri. Awalnya ibu seperti biasa, menghajarku habis habisan.Selalu aku mencari cara untuk melarikan diri. Tapi selalu saja aku tertangkap dan dihajar berkali kali.Lapor polisi?? Jangan bodoh,dia masuk penjara pun dia akan tetap membunuhku dengan anak buahnya yang memang benar benar setia.
“Kau coba coba lari dariku?? Kau ingin menikmati semua yang ku berikan padamu??Tau kah kau,aku memeliharamu dari kecil dan menjaga agar kau tumbuh jadi gadis dengan tubuh menarik  ini karena kuyakin kau adalah aset “
Begitu maki ibu padaku,bila aku coba membantahnya. Tapi kali ini aku punya alasan lain. Aku dapat pekerjaan sebagai penyanyi tetap diklub malam. Dengan sedikit rayuan dan iming iming uang yang lebih besar,akhirnya aku lepas juga dari ikatan ‘germo’ kejamitu.Dengan perjanjian aku tetap jadi barangnya,juga gajiku dklub itu separoh untuknya. Sungguh wanita pintar. Aku yang lelah,dia yang menikmati hasilnya. Bagus…!!!
Bagaimana tidak kejam,terkadang ketika aku kedatangan tamu bulanan ku pun dipaksa melayani tamu nya.Atau aku harus memenuhi fantasi gila pria pria berduit itu. Dan sekarang memang tarif ku tak semurah dulu. Kini ibu memasang tarif tinggi terhadapku. Operasi kami pun sudah dihotel yang sedikit berkelas.
Kata ibu “wajah ku yang sedikit indo membuat aku laris manis dan berani dihargai tinggi oleh pelanggannya, lagipula tubuhku sintal dan menarik,karena ibu memang menjaga kecantikan tubuhku, walau tak jarang menyiksaku juga”.
sangat pintar sekali.
Kata ibu ” aku aset yang ayah wariskan untukny,untuk membayar kesetiaannya menjaga ayah sampai ajalnya, aset untuk membayar keletihannya menjagaku”.
Apanya yang letih,kalau dari kecil saja aku yang diajarinya mengerjakan pekerjaan rumah tangga,juga sudah diajari jadi “wanita” sepertinya,dan tak lupa hadiah pukulan beberapa kali.Memang tak diwajah,hanya betis kaki atau telapak tangan ketika aku membantah atau coba melawannya.Tapi menyakitkan,karena aku juga harus menahan perihnya diobati dengan segala macam obatnya. Bukan kasian,tapi karena takut menimbulkan bekas.Bisa mengurangi nilai jual.
Kata ibu “wajahku tak boleh dirusak,karena itu bagian aset terbesarnya”
Dan sekarang kujalani hidup ku dalam pelarian,tak ada lagi “kata ibu” atau ketakutakan akan dihajarnya habis habisan.
Karena bebrapa bulan sejak kepindahanku, aku berusaha terus mengelak dari panggilan ibu. Ketika anak buahnya menghampiriku, kuiming imingi dengan tubuhku agar berkata pada ibu aku menghilang.Itu kupelajari setelah aku mulai kembali rajin membaca.Kali ini aku membaca novel novel atau buku buku yang tak jauh dari kisah hidupku.
Hingga saat malam itu datang,dia menghampiriku kekontrakan ku.Kali ini tanpa dikawal bodyguard. Dia hampiri aku yang tengah didapur menyiapkan makan malamku. Dia masuk entah dengan cara apa aku juga tak tau.
Dan malam itu aku terbebas dari siksaan terberat dalam hidupku. Kulayangkan pisau itu kelambungnya, kutancapkan berkali kali kedadanya. Ketika dia mencaciku, juga membawa bawa nama ayah dan mencaci maki ibu kandungku. Bagaimanapun tak pernah kubenci ibu kandungku.Karena aku sudah mengerti,apa yang dia rasakan.Sumpah serapah wanita iblis itu  membuatku muak. Lama ku coba tetap menghargainya sebagai orang yang membesarkanku.malam itu  kuputuskan mengakhiri hidupnya.
Malam itu aku lari dari semua kehidupan kelamku. Dengan uang yang susah payah kusembunyikan dari wanita iblis itu. Kubangun hidupku didaerah kecil ini.Dengan identitas baru.Terserah nantinya akan bagaimana.
Maaf ibu, kau jual dan pertaruhkan hidupku untuk hidupmu. Kini bayarlah dengan nyawamu, karena masa depanku sudah hancur. !!!
Aku aset mu. dan kini aku lah mautmu.!! Selamat jalan Ibu ku sayang, terima kasih sudi membesarkanku.
Sampai bertemu dialam baka.




sumber : disini

Read more...

Rabu, 26 Oktober 2011

Alviss Kong


Seorang pria muda meninggalkan pesan terakhirnya di Facebook sebelum bunuh diri

Alviss Kong mendadak tenar di publik malaysia dalam sebulan terakhir ini, ini bukan karena dia baru saja memenangkan pemilihan kontes idol ataupun karena timnasnya baru saja memenangi leg pertama Indonesia vs Malaysia. Tapi karena Alviss Kong memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat tragis yaitu melompat dari apartementnya pada tanggal 8 desember 2010 lalu.

Bila Alviss Kong melompat selayaknya tanpa alasan, mungkin publik malaysia tidak akan peduli tapi tragisnya sebelum Alviss memutuskan untuk bunuh diri, ia sempat melakukan update distatusnya untuk memberitahu bahwa ia akan melompat dalam waktu 45 menit yang akan datang. Mulanya tidak ada yang percaya dengan apa yang pria berumur 22 tahun itu lakukan, tapi ketika statusnya mulai dibalas dan dibaca oleh adiknya, semua mulai merasa cemas.

Sebelum melompat, Alviss seperti memberikan pesan terakhir kepada adik-adiknya dan ibunya, adiknya(chelvin kong) yang pada awalnya berpikir sang kakak bercanda akhirnya mulai merasa ada yang tak beres, karena tinggal jauh di Brunai, ia mencoba untuk mengontak ayah dan ibunya, sayangnya kedua orang tua Alviss sedang pergi ke undangan dan tidak dapat menerima panggilan sang adik, karena merasa cemas sang adik meminta sahabatnya untuk mengecek apartement sang kakak, betapa terkejutnya ketika sang teman menemukan Alviss benar-benar bunuh diri melompat dari lantai 14 apartementnya.

Ia masih sempat bernafas saat itu, sayang ketika dibawa ke dokter 14 jam kemudian Alviss dinyatakan meninggal. Alvis bukan tanpa alasan melakukan bunuh diri, setelah diselediki, ternyata ia bunuh diri karena ditinggalkan oleh kekasihnya yang baru saja memutuskan hubungannya sejak 4 bulan lalu tanpa alasan. Alviss merasa sangat frustasi apalagi ditambah dengan diketahuinya sang kekasih telah memiliki pasangan lain. Sebelum ia memutuskan bunuh diri, Alviss sempat berpose dengan wajah mengeluarkan air mata dan foto itulah yang menjadi kenangan terakhir orang-orang yang melihatnya.
alviss kong menangis sebelum bunuh diri
“Seperti seorang pria yang penuh menderita karena cinta“ itu pandangan saya ketika melihat foto itu. mungkin hal yang sama di katakan oleh orang-orang malaysia yang ikut bersimpatik padanya, halaman facebooknya langsung menjadi hit list dimana-mana karena banyak orang yang ingin melihat sosok pria malang itu. ketiika Facebook melakukan penghapusan accountnya, malah muncul facebook untuk mengenang Alviss kong yang jumlahnya mencapai puluhan ribu.

Memang terkadang, sulit bila kita bayangkan, apa dan mengapa seseorang ingin berkorban demi cinta walau harus membayar dirinya dengan kematian. Alviss kong sepertinya paham betul bahwa apa yang ia lakukan akan menjadi beban berat bagi sang mantan kekasih yang langsung mendapat hujatan publik malaysia. Ia meninggalkan setidaknya 4 Pesan untuk mereka yang ia tinggalkan.

1. Kepada adik perempuannya : Adikku, kau harus tau, aku sangat menyanyangimu walaupun aku tidak pernah tau bagaimana menunjukkan padamu.

2. Kepada adik terkecilku : tumbuhlah menjadi dewasa dan selalu menyanyangimu.

3. Kepada orang tuaku: aku mencintaimu ibu dan ayah, jagalah diri kalian selalu, maafkan semua kesalahan yang pernah kubuat.

4. Kepada mantan kekasihku (binlui); apa yang aku lakukan adalah pilihan yang aku tentukan, ini bukan salahmu tapi salah keadaan yang membuatku tak dapat bertahan.
status facebooknya sebelum mengakhiri hidup
Dalam blog pribadinya juga, Alvis juga banyak menyatakan perasaan sedihnya karena ditinggalkan oleh kekasihnya, oleh mengapa itu publik bisa berpikir membenci sang mantan karena Alvis menuliskan

“ Kau selalu bilang mencintaiku dan itu yang aku selalu nantikan, tapi ketika itu kudapatkan malah kau kini bersama yang lain.”

Sungguh membuat saya terharu, terkadang cinta membawa duka bagi siapapun yang ditinggalkan, saya amat prihatin dengan keputusan Alvis Kong. Setidaknya apa yang ia lakukan walaupun baginya keputusan baik, bagi kita yang melihatnya adalah perbuatan yang sangat sulit diterima. Saya selalu ingat apa yang pernah saya katakan ketika pernah membuat kisah sejenis, seorang pria yag hendak bunuh diri karena ditinggalkan kekasih. Tapi ia beruntung, berhasil mengurungkan niatnya ketika bertemu Angel. Dan kata Angel untuknya.
kekasih yang diduga memicu alvis bunuh diri
“ Ingatlah, Hidupmu hanya sekali dan cintamu akan berkali-kali hadir dalam hidupmu, jadi sayangilah hidupmu. Karena ketika kau berakhir di dunia ini, mungkin kau akan menyesal kehilangan cinta lain yang ada dalam hidupmu. Jangan mau mati karena orang yang tak pernah mencintaimu, itu hanya akan membuatmu menyesal seumur hidupmu walaupun ketika kau mati, kau tidak akan merasakan hal itu “ kata Angel dalam kisah “ Cinta itu bodoh”.

Akhir kata, saya turut berduka cinta untuk Alvis Kong dan semoga pelajaran ini membuat kalian yang berada dalam keadaan sama dapat mengambil keputusan yang baik dan tidak berpikiran sempit. Karena cinta,

Bukan untuk membuat kita tertinggal di dunianya..

dan buat seseorang yang memang terlahir untuk menjadi manusia yang baik. janganlah engkau memberikan harapan kepada orang yang tidak kamu cintai dan membuat orang lain terluka karena cintamu, karena bagi seseorang yang berharap denganmu, cintamu adalah segalanya.

semoga pelajaran alviss bisa membuat kita intropeksi untuk lebih menghargai hidup dan cinta dan simpatik kami indonesia untukmu

[bayusp.blogspot.com] 





Saat aku merasa sudah tdk sanggup memikul beban hidupku yg begitu berat, aku 

mengakhiri hidupku dgn melompat dr sebuah gedung Lt. 11

Dilantai 10: Kulihat pasangan yg terkenal sangat harmonis & saling mencintai sedang 
bertengkar & saling memukul satu sama lain.

Dilantai 9: Kulihat Peter yg biasanya kuat & tabah sedang menangis

Dilantai 8: Ah Mei memergoki tunangannya sedang bercinta dgn sahabatnya.

Dilantai 7: Linda sedang minum obat anti depresi.

Dilantai 6: Heng yg pengangguran terus membeli 7 koran utk mencari lowongan kerja tiap hari

Dilantai 5: Mr.Wong yg sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya

Dilantai 4: Rosa bertengkar lagi dgn pacarnya.

Dilantai 3: pak tua sdg mengharapkan seseorang datang mengunjunginya

Dilantai 2: Lily sdg memandangi foto suaminya yg sudah meninggal 6 bulan lalu

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang

Skrg aku sadar bhw setiap orang punya masalah & kekuatirannya sendiri

Setelah kulihat smuanya itu.. aku tersadar bhw ternyata keadaanku sebenarnya tdk begitu 
buruk..

Semua orang yg kulihat tadi skrg sedang melihat aku… terkapar meregang nyawa..

Kurasa setelah mereka melihat kondisiku yg sedang menjelang tak bernyawa skrg, mereka 

akan berpikir bhw sebenarnya keadaan mereka tdk terlalu buruk.

**Life is Wonderful (Andrew Ho) *

Read more...

Senin, 24 Oktober 2011

Kesempatan Kedua: Cinta Lama Bersemi Kembali

Aku hanya merasa mengenalnya, tatapannya benar-benar tak bisa terlupakan.  Seperti sesuatu yang lama mengendap lalu tiba-tiba teraduk-aduk dan muncul di permukaan.  Tatapannya masih sama, teduh dan siap melindungi siapapun yang dipandanginya.
Aku berpisah dengan Suhardiman tiga puluh lima tahun yang lalu.  Aku berpisah dengannya saat aku lulus di bangku SD.  Kala itu aku diterima di sebuah SMP favorit sedangkan ia pindah ke Sumedang megikuti keluarganya yang pindah ke sana.  Sejak itu, aku tak pernah lagi berhubungan dengannya.  Tak ada upaya apapun dari kami untuk bisa tetap menjalin komunikasi.  Kesederhanaan hidup telah memisahkan kami begitu saja.
Di masa kecilku ia selalu hadir menemaniku.  Melindungi aku dari teman-teman yang nakal.  Meskipun masih kecil, hatiku selalu luruh ketika ia memandangiku.  Tak pernah ada kata-kata yang berlebihan, tak pernah ada sikap berlebihan.  Semua mengalir apa adanya sejak aku dan dia memasuki bangku kelas satu.  Tahun ke tahun persahabatan antara aku dan dia semakin erat.
Suhardiman adalah lelaki impianku sejak kecil.  Ketika aku harus membayangkan sebuah perkawinan, maka wajahnya yang akan muncul.  Ketika membayangkan sebuah keluarga, maka sosoknyalah yang akan muncul.  Saat itu, hatiku memutuskan bahwa ia adalah kesempurnaan seorang lelaki.
Hari ini kupandangi sosok di depanku.  Ia adalah Suhardimanku yang telah lama hilang. Ia berdiri di depan kelas dengan gagahnya. Wajahnya terlihat dewasa dan bijaksana.  Tubuhnya menjulang di depan kelas. Ia akan memberikan kuliah tentang statistik. A ha, rupanya aku telah ketinggalan darinya.  Di usiaku sekarang aku baru saja akan  mengambil gelar S2, sedangkan Suhardiman sahabatku ini akan menjadi dosenku.
Ia memperkenalkan diri lalu mulai memanggil kami satu per satu setiap mahasiswa yang kebanyakan sudah berumur.  Ia menatapku lama saat menyebut namaku.  Jantungku berdesir, dalam hitungan detik kami lupa sedang berada di mana.  Ia tersenyum, dan bertanya perlahan”Apa kabar?” “Baik.” jawabku tersipu karena tak mengira ia masih mengingatku.
Kami bertemu setelah kuliah usai. Ia menungguku di depan ruang kuliahku.  Semula aku tak mengira bahwa keberadaannya di depan ruang kuliahku adalah untukku.  Jadi, aku segera saja melewatinya ketika tiba-tiba tangannya meraih tanganku.  Aku terhenyak ketika ia berpamitan dengan dosenku yang baru saja selesai memberikan kuliah. “Tunggu!” katanya lembut.
Kami berjalan beriringan, tanganku telah dilepaskannya, namun kehangatannya masih membekas.  Kami berjalan menuju cafetaria.  Ia memesan dua gelas kopi dan satu porsi pisang goreng. “Ya Tuhan, akhirnya aku menemukanmu.  Begitu lama, apa kabarmu, coba ceritakan keberadaanmu sekarang!” Ujarnya. “Aku baik-baik saja, aku bisa mengatasi semua.” Jawabku.
“Apa maksudmu bisa mengatasi semua?” tanyanya.  Tanpa keraguan kuceritakan semua tentang hidupku selama ini.  Betapa suksesnya aku di satu sisi dan betapa gagalnya aku di sisi yang lain. Ia menyimak seluruh ceritaku. Tak sedikitpun ia menyela.  Ia menggenggam tanganku.  Ketika ceritaku berakhir barulah aku tersadar, bagaimana bisa aku membiarkan ia menggenggam tanganku begitu lama, bagaimana jika ternyata ia suami orang, Ya Tuhan.  Dengan penuh rasa bersalah aku melepaskan tanganku dari genggamannya.
“Bagaimana denganmu, apa kabarmu?” tanyaku perlahan.  Dengan mantap ia menceritakan kehidupannya.  Bahwa istrinya telah meninggalkannya untuk selamanya sebelum mereka sempat memiliki anak.  Bertahun-tahun ia hidup sendiri.  Saat mendengar statusnya, tiba-tiba saja aku merasa lega. Nafasku yang selama ini tertahan tiba-tiba menjadi lancar.  Aku memandanginya sambil bertanya-tanya di dalam hati “Inikah takdirku?”
Pertanyaan dari dalam hatiku terjawab segera.  “Tahukah kau bahwa aku pernah berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tak akan pernah menikah lagi jika tidak denganmu, maukah kau menjadi istriku?” Tanyanya dengan sungguh-sungguh. “Ini memang terlalu cepat, namun aku tak ingin kehilangan lagi mimpi-mimpiku di masa kecil dulu.  Aku mencintaimu meski saat itu aku belum memahami arti cinta, namun kini aku benar-benar memahami dan masih mencintaimu, menikahlah denganku. Kita naiki kereta berikutnya.” jelasnya.
Cinta datang tanpa pernah diundang, mengisi setiap hati tanpa pernah bisa diduga.  Beberapa waktu lalu aku kehilangan sebuah cinta kemudian hari berikutnya aku memperoleh cinta. Cinta Lama Bersemi Kembali.  Berdua kami bergandengan tangan, tak peduli pada pandangan orang-orang sekitar.  Kami terus melangkah melanjutkan hidup dan berjanji sehidup semati.
Hari ini, aku berjalan menuju altar. Di sana Suhardiman belahan jiwaku berdiri menungguku bersama sang pendeta.  Hari ini, aku resmi menjadi istrinya, sebuah kecupan hangat menandainya.




sumber : disini

Read more...

BUMI MALANG MIG33 COMUNITY

Pengikut

About This Blog

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP