BUMI MALANG MIG33

www.bumimalang.tk
Photobucket
e-book Usaha Toko Sembako
SELAMAT DATANG DI BUMI MALANG SATU BUMI UNTUK MALANG by hagemaru_j
e-book Usaha Toko Sembako hagemaru_j




Sabtu, 19 Maret 2011

Kevin Carter ( musibah kelaparan di Sudan )




” PULITZER  PRIZE “  pemenang foto yang diambil pada tahun 1994 saat musibah kelaparan di Sudan. 




Picture3 Pulitzer prize 1994 ” 



show.php?photo=20101120041311 starvation 4ce6e86711cc5 Kevin Cartner, Dokumentasi Bencana Kelaparan Sudan




03 patrick farrell 480x390 Pulitzer prize 1994


Picture6 Pulitzer prize 1994




Picture8 Pulitzer prize 1994




sad 1 480x421 Pulitzer prize 1994



menurut yang tertulis di wikipedia Foto ini dijual ke The New York Times dimana muncul untuk pertama kalinya pada tanggal 26 Maret 1993. Praktis semalam ratusan orang dihubungi koran untuk menanyakan apakah anak itu selamat, memimpin koran untuk menjalankan catatan editor khusus yang mengatakan gadis itu memiliki kekuatan cukup untuk berjalan kaki dari burung bangkai, tetapi bahwa nasib akhir nya tidak diketahui.

referensi di blog-blog maupun web seperti di kutip dari adentya.com menyatakan Walau foto itu mendapat penghargaan Pulitzer pada tahun 1994, banyak anggapan bahwa Carter terlalu sibuk dengan kameranya dan bukannya fokus untuk menolong anak itu. Nasib anak itu sendiri pun tidak diketahui sampai sekarang. Bahkan ada penulis yang mengatakan Carter tak ubahnya si burung pemakan bangkai. Karena burung pemakan bangkai itu mengamati calon korbannya hingga lemah, dan Carter mengamati dengan cara yang sama di balik lensa kameranya.
Tanggal 27 Juli 1994 merupakan tanggal yang sangat buruk bagi Carter. Ia sangat depresi dan dihantui kejamnya perang, pembunuhan, kemarahan dan sakit… anak-anak yang terluka dan kelaparan, orang-orang gila yang gemar menarik pemicu senjata, seringkali adalah polisi, algojo pembunuh. Carter akhirnya bunuh diri dengan menghirup gas karbon monoksida yang sengaja dia alirkan dari asap knalpot mobilnya. Ia meninggal di sungai Braamfontein Spruit tak jauh dari Field and Study Centre, tempat dimana ia sering bermain-main di masa kecilnya.
“Aku pergi bergabung dengan Ken, jika beruntung”. Itu adalah bagian akhir surat yang ditemukan polisi di dalam mobilnya. Ken yang dimaksud adalah Ken Oosterbroek yaitu sahabatnya, sesama fotografer yang terbunuh dalam suatu insiden di bulan April 1994, 3 bulan sebelum Carter bunuh diri. Tragis……





show.php?photo=20101120041310 000sudanfaminekevincarter 4ce6e866e1548 Kevin Cartner, Dokumentasi Bencana Kelaparan Sudan




sedangkan pendapat yang berbeda saya peroleh dari hakiembunitas.blogspot.com yang menyebutkan sumbernya dari kaskus.us mengatakan.

Sampai saat ini, rumor tentang foto karya Kevin Carter (Afrika Selatan) yang ada di diatas ini masih simpang siur. Foto peraih Hadiah Pulitzer tahun 1994 yang menampilkan seorang anak kecil kurus kering dengan latar belakang seekor burung pemakan bangkai ini hampir selalu dikaitkan dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan pemotretnya.
Rumor yang beredar mengatakan, Carter bunuh diri karena menyesal tidak menolong anak itu, tetapi malah memotretnya, bahkan lalu meraih hadiah jurnalistik bergengsi.
Rumor yang tak jelas benar asal-usulnya ini bertutur lebih jauh, Carter menulis di buku hariannya seusai memotret foto itu, ”Ya Tuhan, aku tidak akan menyia-nyiakan makanan lagi walau rasanya setidak enak apa pun.” Di situs BBC, jelas-jelas ada bantahan bahwa kalimat itu tidak pernah ditulis atau diucapkan Carter di mana pun.
Dari penelusuran ke berbagai sumber, didapat kesimpulan bahwa Carter tak mungkin bunuh diri karena foto itu. Carter tahu benar bahwa anak itu tidak dalam bahaya sama sekali.

Foto itu dibuat bukan di tempat terpencil, melainkan di sebuah acara pembagian makanan. Bahkan, Carter berlutut sekitar 20 menit di depan anak itu. Ia memotret beberapa kali sampai tiba-tiba seekor burung pemakan bangkai hinggap sebagai latar belakang. Carter juga sempat menunggu agar sang burung pemakan bangkai mengembangkan sayapnya untuk mendapatkan foto yang lebih dramatis. Selain itu, orangtua atau kerabat si anak juga berdiri tak jauh dari situ, sibuk meraih pembagian makanan. Seusai memotret, Carter juga sempat mengusir sang burung pemakan bangkai.

Berikut dibawah ini cerita yang disampaikan Joao Silva yang bersama Carter berada di tempat pemotretan, seperti dituturkan kepada penulis Jepang, Akio Fujiwara, dan dimuat dalam buku berjudul The Boy who Became a Postcard (terbitan Ehagakini Sareta Shonen).

Saat itu, tanggal 11 Maret 1993, Carter dan Silva mendarat di bagian utara Sudan untuk meliput kelaparan parah yang sedang terjadi di sana. Mereka berdua turun dari pesawat PBB yang memang akan menurunkan bantuan pangan. Tim kesehatan PBB memberi tahu keduanya bahwa mereka akan tinggal landas lagi 30 menit kemudian.
Dalam 30 menit itu, tim PBB memang membagi-bagikan makanan. Carter dan Silva cukup terkesima melihat orang-orang kelaparan yang berebut makanan pembagian. Anak yang dipotret Carter pun dipotret Silva walau tidak dipublikasikan. Menurut Silva, Carter memotret dari jarak sekitar 10 meter dan di belakang Carter adalah suasana orang ramai berebut makanan.
Satu yang penting dari kejadian itu adalah seusai memotret, Carter duduk di bawah pohon dan tampak tertekan.
”Dia berkata rindu dan ingin memeluk Megan, putrinya,” kata Silva.
Carter memang punya seorang anak perempuan bernama Megan, kelahiran 1977, di luar nikah dengan Kathy Davidson, seorang guru sekolah.
Pada waktu bunuh diri pun, surat yang ditinggalkan Carter berisi tulisan sebagai berikut: ”I am depressed … without phone … money for rent … money for child support … money for debts … money!!! … I am haunted by the vivid memories of killings and corpses and anger and pain … of starving or wounded children, of trigger-happy madmen, often police, of killer executioners…I have gone to join Ken if I am that lucky…”
Yang artinya kurang lebih = "Aku depresi ... tanpa telepon ... uang untuk menyewa ... uang untuk mendukung anak ... uang ... uang utang! ... Saya dihantui oleh kenangan hidup tentang pembunuhan dan mayat-mayat dan kemarahan dan rasa sakit ... kelaparan atau anak-anak terluka, orang-orang gila memicu-senang, sering polisi, dari algojo pembunuh ... Aku pergi untuk bergabung dengan Ken jika saya yang beruntung".

Carter bunuh diri 27 Juli 1994 beberapa pekan setelah meraih Hadiah Pulitzer dengan cara menutup diri di dalam mobil pickup-nya, lalu mengalirkan gas knalpot ke dalam. Ia bunuh diri karena depresi pada kenyataan hidup yang kejam dan keras. Carter juga menangisi kematian sahabatnya, Ken Oosterbroek, sesama fotografer jurnalistik, yang meninggal saat meliput sebuah kerusuhan.

Pembela kebenaran

Sebenarnya Carter yang lahir 13 September 1960 di Johannesburg, Afrika Selatan, berjiwa pembela kebenaran sejak kecil.
Ibunya, Roma Carter, bercerita bahwa Kevin kecil sering meradang kalau melihat seorang polisi kulit putih memperlakukan orang kulit hitam dengan kejam. ”Kevin berteriak kepada ayahnya agar menghentikan ulah polisi itu,” kata Roma.
Demikianlah, profesi sebagai fotografer jurnalistik sering membawanya menjadi saksi peristiwa-peristiwa keji, seperti orang yang dibakar hidup-hidup ataupun orang yang dibantai beramai-ramai di tengah keramaian.
Carter tidak tahan hidup menjadi saksi kekejaman. Ia memilih mengakhiri hidupnya.

Pertanyaan penting tentang mengapa foto karyanya penuh dengan rumor, barangkali bisa merujuk pada pendapat Richard Winer, peneliti misteri Segitiga Bermuda.

”Manusia pada dasarnya senang mitos. Walau sudah ada penjelasan ilmiahnya, sebuah mitos atas suatu peristiwa selalu ada,” kata Winer.



kalau menurut pembaca bagaimana???

Read more...

Hakekat Sedulur Papat, Lima Pancer

Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati, tulisannya dimulai dari lagu Dhandanggula yang bunyinya sebagai berikut :

"Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang".

Pada lagu diatas, disebutkan bahwa “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari – ari (plasenta/tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi.

Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. Mengapa disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari – Ari dan Rahsa?
Marmati itu artinya Samar Mati (Takut Mati). Umumnya bila seorang ibu mengandung seorang bayi, sehari-hari pikirannya khawatir karena Samar Mati. Rasa khawatir tersebut hadir terlebih dahulu sebelum keluarnya Kawah (air ketuban), Ari – ari dan Rahsa. Oleh karena itu Rasa Samar Mati itu lalu dianggap Sadulur Tuwa (Saudara Tua). Perempuan yang hamil saat melahirkan, yang keluar terlebih dahulu adalah Air Kawah (Air Ketuban) sebelum lahir bayinya, dengan demikian Kawah lantas dianggap Sadulur Tuwa yang biasa disebut Kakang (kakak) Kawah. Bila kawah sudah lancar keluar, kemudian disusul dengan lahirnya si bayi, setelah itu barulah keluar Ari-ari (placenta/ tembuni).

Karena Ari-ari keluar setelah bayi lahir, ia disebut sebagai Sedulur Enom (Saudara Muda) dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari. Setiap ada wanita yang melahirkan, tentu saja juga mengeluarkan Rah (Rah/Getih = darah) yang cukup banyak. Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga pada waktu akhir, maka dari itu Rahsa itu juga dianggap Sedulur Enom. Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang copot dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan ‘Saudara Empat Lima Pusat’ yang biasa disebut dalam bahasa Jawa Sedulur Papat, Lima Pancer.

Adapun Keempat nafsu yang berhubungan dengan rusaknya "persaudaraan" jasad kita dengan Sedulur Papat tersebut bisa juga digambarkan sebagai berikut :

Amarah : Bila manusia hanya mengutamakan nafsu amarah saja, tentu akan selalu merasa ingin menang sendiri dan selalu ribut/bertengkar dan akhirnya akan kehilangan kesabaran. Oleh karena itu, sabar adalah alat untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Supiyah / Keindahan : Manusia itu umumnya senang dengan hal-hal yang bersifat keindahan misalnya wanita (asmara). Maka dari itu manusia yang terbenam dalam nafsu asmara/ berahi diibaratkan bisa membakar dunia.

Aluamah / Serakah : Manusia itu pada dasarnya memiliki rasa serakah dan aluamah. Maka dari itu, apabila nafsu tersebut tidak dikendalikan manusia bisa merasa ingin hidup makmur sampai tujuh turunan.

Muthmainah / Keutamaan : Walaupun nafsu ini merupakan keutamaan atau kebajikan, namun bila melebihi batas, tentu saja tetap tidak baik. Contohnya: memberi uang kepada orang yang kekurangan itu bagus, namun apabila memberikan semua uangnya sehingga kita sendiri menjadi kekurangan, jelas itu bukan hal yang baik.

Maka dari itu, saudara empat (Sedulur Papat) harus diawasi dan diatur agar jangan sampai ngelantur. Manusia diuji agar jangan sampai kalah dengan "keempat saudaranya" yang lain, yaitu harus selalu menang atas mereka sehingga bisa mengatasinya. Kalau Manusia bisa dikalahkan oleh saudara empat ini, berarti hancurlah dunianya. Sebagai Pusat, manusia harus bisa menjadi pengawas dan menjadi patokan.

Benar tidaknya hakekat yang diterangkan diatas, silahkan anda yang menilai.









sumber : http://hakiembunitas.blogspot.com/2011/01/hakekat-sedulur-papat-lima-pancer.html

Read more...

Kamis, 17 Maret 2011

Mau Nikah, Calon Suami Jadi Cewek



Gara-gara kelamaan meminjam sepeda motor temannya, identitas Riz (19) yang sesungguhnya akhirnya terungkap. Riz yang aslinya perempuan itu, sejak beberapa tahun terakhir
berpenampilan dan berperilaku seperti lelaki dengan nama Andre. Apes, kedok Riz terbongkar, Senin (14/2), saat dia sedang berada di rumah kekasihnya yang direncanakan dinikahinya.
Petualangan Riz dengan sosok lelaki itu terhenti pada Senin (14/2) siang, saat ia ditangkap anggota Reskrim Unit I Polres Lamongan lantaran dilaporkan pemilik sepeda motor yang dibawanya sejak Sabtu (12/2). Mulanya, Riz bilang hanya meminjam sebentar sepeda motor matic Honda Beat nopol S 5281 KS milik tetangganya, Suparno, di Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, Lamongan. Riz mengaku hendak pergi ke Terminal Lamongan yang jaraknya 4,5 km dari rumahnya.
Ternyata sejak Sabtu pagi itu, motor yang dipinjam Riz tak kunjung dikembalikan hingga Senin pagi, 14 Februari. Karena khawatir motornya digelapkan, Suparno melaporkan persoalannya ke Polres Lamongan. Unit 1 Reskrim kemudian bergerak cepat dan mengembangkan penyelidikan. Akhirnya diketahui Riz berada di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro.
Setelah menempuh perjalanan 2 jam dari Lamongan, dua anggota Unit 1, Aipda Choliq dan Brigadir Ariono, tiba di Sugihwaras, yang jadi tempat tinggal seorang siswi sebuah SMK Bojonegoro, yang bernama Kur (17). Kur disebut-sebut sebagai kekasih Riz dan bahkan hendak dilamar untuk dinikahi. Dua anggota polisi itu mendapati Riz alias Andre berada di rumah Kur.
“Waktu ditangkap di rumah Itu, calon istrinya kaget dan shock karena selama berpacaran, dia tidak mengetahui bahwa Riz alias Andre itu sama-sama perempuan,” ujar seorang anggota Polres Lamongan kepada Surya, Selasa (15/2).
Saat diberitahu oleh polisi bahwa Riz adalah perempuan, Kur langsung pingsan. Pasalnya, hubungan mereka sudah serius. Bahkan, kedatangan Riz ke rumah orangtua Kur itu dengan maksud untuk menyampaikan kepada mereka bahwa keluarga Andre dari Lamongan akan melamar Kur beberapa hari mendatang.
Keluarga Kur menjadi yakin setelah polisi menjelaskan duduk persoalannya. Akhirnya, Riz alias Andre yang postur tubuh dan potongan rambutnya memang seperti lelaki itu dibawa polisi ke Mapolres Lamongan, beserta Honda Beat yang dibawanya.
Di Mapolres, Riz banyak diam. Dia tidak mau mengobral pembicaraan. Untuk membuktikan apakah Riz laki-laki atau perempuan, ia diperiksa di sebuah ruangan tertutup di Unit Bimas oleh polisi wanita (polwan) Aiptu Yuli Endarwati. Ketika pakaiannya dilepas, makin diyakini bahwa Andre sejatinya berjenis kelamin perempuan.
”Tapi, celana dalam yang dipakainya milik laki-laki,” kata seorang petugas.
Karena Riz terus tutup mulut saat ditanya tentang kenapa motor pinjaman itu dibawanya sampai berhari-hari, maka dibuat skenario agar Riz mau bicara. Ada seseorang yang menyaru psikiater, masuk ke ruang penyidikan dan memperkenalkan dirinya ke Riz. Cara itu jitu. Riz akhirnya menjawab semua pertanyaan “si psikiater” yang sebetulnya pertanyaan titipan penyidik.
Riz mengatakan dirinya betul-betul hanya ingin pinjam sepeda motor itu. Tak ada niatnya untuk melarikan motor itu meski ia tak menepati janji karena sebelumnya hanya ingin pinjam sebentar. Dengan jarak Deket (Lamongan) dan Sugihwaras (Bojonegoro) yang cukup jauh, kata dia, memang jadi lama motor itu dipakai.
“Saya ke Bojonegoro untuk memberitahu calon istri saya kalau budhe saya mau datang untuk melamarnya sebagai istri saya,”aku Riz.
Usai pemeriksaan oleh “psikiater” itu, kepada wartawan Riz mau blak-blakan menceritakan latar belakang dan petualangannya sebagai “laki-laki”.
Ia mengaku, saat bersekolah di sebuah SMA di Jl Sunan Giri, Lamongan, sekitar dua tahun lalu, kehidupan dan perilakunya murni sebagai perempuan. Bahkan, ia sempat memiliki pacar cowok. Namun, saking cintanya, Riz bersedia direnggut keperawanannya oleh sang pacar. Yang menghancurkan hati Riz, sang pacar ternyata meninggalkan dirinya.
“Mulai saat itu, saya marah pada lelaki,’’ tutur Riz.
Berbekal postur tubuhnya yang sudah tegap menyerupai laki-laki, wajah `tampan`, kulit kuning serta payudaranya yang agak rata, Riz melampiaskan kebenciannya pada lelaki dengan berubah bergaya sebagai pria. Jilbab yang lama ia kenakan semasa masih bersekolah SMA, ia lepas setelah lulus. Ia juga memangkas rambutnya dengan potongan laki-laki.
Penampilan dan perilaku kelaki-lakian itu membuat Riz terseret lebih jauh. Ia pun jadi punya keinginan untuk memiliki teman dekat sesama jenis, dan itu berhasil diwujudkannya. Kali pertama, ia berpacaran dengan seorang siswi sebuah SMA negeri di Kota Lamongan. Setelah putus, Riz alias Andre berlanjut memacari seorang siswi SMA Negeri Ngimbang dan terakhir dengan Kur, yang tercatat sebagai siswi sebuah SMK di Bojonegoro.
”Kalau berpacaran, kami seperti layaknya anak muda yang kasmaran,” aku Rizka.
Ia putus dengan dua pacarnya yang pertama setelah si pacar curiga dengan sosok Riz. Apalagi, ketika si pacar minta bukti apakah Riz cowok atau cewek, Andre selalu menampik dengan halus untuk membuktikannya.
Namun, dengan pacar terakhirnya, Kur, penyamaran Riz berjalan mulus. Kur mau dilamar, sampai-sampai Riz pergi ke Sugihwaras untuk membicarakan hari kedatangan keluarganya dari Lamongan. Tapi, belum kesampaian rencana itu, Riz sudah diciduk polisi.
Sementara itu, keluarga Kur shock dan malu dengan terungkapnya jati diri Andre. Warsiman, orangtua Kur, tidak percaya bahwa bakal calon menantunya itu ternyata cewek, bukan cowok seperti yang ia ketahui selama ini. Rumah Warsiman di RW 01 Desa Sugihwaras yang tak jauh dari Puskesmas setempat, membuat peristiwa di rumahnya cepat didengar dan menyebar ke warga.


sumber : Surya Edisi 16 Februari 2011

hehehe ada ada saja di dunia ini, kenapa saya copy paste artikel ini karena menurut saya sangat unik dan teman saya sendiri pun pernah ketipu dan berpacaran dengan sesama jenis yang dia kira cowok ternyata cewek, sekarang tampaknya bukan lagi waria yang banyak tapi riawa juga banya
dan tips dari saya si pemilik blog adalah kalau melihat pasangan anda mencurigakan :D (km bingung dia pria apa wanita) coba kamu ajak dia nonton terus beli 2 gelas minuman bersoda dengan es nya, karena kondisi di bioskop biasanya dingin dan ditambah minuman dingin dan bersoda akan membuat pasangan ada ingin kebelet pipis :D, bagaimana caranya kamu rayu agar dia meminum habis minumnnya dan ketika ketoilet tunggu waktu sepi atau saat film masih berlangsung karena umumnya kondisi toilet bioskop lebih sepi, nah kalo kamu berani intip aja :D gag perlu lihat sedetainya cukup lihat dia pipisnya berdiri apa jongkok hahhahah

Read more...

Rabu, 16 Maret 2011

Beruang Kecil Yang tak Pernah Mengakui Kesalahan

Suatu hari  di hutan belantara ada suatu keluarga, yaitu keluarga beruang , keluarga ini mempunyai 3 anak dan anak yang paling kecil selain manja juga mempunyai kebiasaan buruk yaitu sering menyalahkan orang lain jika suatu musibah menimpanya, contohnya ketika ibunya mengepel lantai ibunya sudah memperingatkannya “jangan lewat situ, masih basah “ namun anak ini bialang “ akh.. ngak papa aku lewat pinggir kelihatannya sudah kering kok”  namun kejadian yang tak di inginkan pun terjadi  si anak itu pun terjatuh dan terpeleset, ibunya pun berkata aduuh kan udah ibu peringatkan” si anak ini malah menjawab “ini semua salah ibu ngapain tidak tadi pagi aj ngepelnya, kalo tadi pagi kan lantainya sekarang sudah kering”
Begitulah anak tersebut selalu menyalahkan orang disekitarnya kalau dia mengalami musibah, namun beda halnya dengan ayahnya, suatu hari anak itu ketika berangkat sekolah ( anak beruang ini masih kelas 2 sd jadi berangkat pulang sekolah masih di antar jemput) ayahnya berpesan “nanti pulang dari sekolah langsung pulang ya jangan main kmana mana, mav ayah ngak bias menjemput soalnya ayah ada rapat” anaknya pun menjawab “ia yah”
Namun hari itu hari bebas yaitu hari dimana setelah seminggu melakukan ujian semester dan sekolah pun memulangkan murid-muridnya lebih awal. Namun dalam pikiran murid itu wah masih pagi maen PS an dulu ama anak anak akh…
Jam berganti jam pagi berganti siang sore menjadi semakin sore…..
Sementara ketika ayah si beruang pulang kerumah si ibu beruang menanyakan anaknya “loh pa, beruang kecil kmana?” ayah beruang pun menjawab “ loh belum pulang dari tadi ta ma” kepanikan di keluarga beruang pun terjadi ibu, kakak-kakak beruang dan ayah beruang mencari ketetangga – tetangga jerapah, gajah maupun kambing… namun semuanya tak menjumpai si anak beruang itu.
Sementara di tempat PS-an terdengarlah suara bedug ditabuh dan langit mulai gelap terdengar pula suara adzan berkumandang betapa kagetnya si anak jerapah “hah gawat sudah maghrib’’ si anak beruang pun berkemas kemas dan pulang.
Ketika sampai dirumah momok wajah ayah beruang pun terlihat menakutkan aura merah terpancar dari wajah maupun sorot mata ayah beruang, ayah beruang pun bertanya :
Ayah beruang : dari mana kamu?
Anak beruang : (tentu saja tidak ingin mengatakan maen PS-an sehingga lupa waktu) aa anu belajar kelompok  ama heri ( heboh sendiri) dan abi (anak banyak ide)
Ayah beruang : tadi kok ngak beriahu dulu? Kan tadi ayah bilang langsung pulang?
Anak beruang: ya semua ini gara gara ayah rapat coba kalo ngak rapat aku kan ngak perlu nebeng sama heri dan di ajak kerja kelompo…
Ayah beruang : udah besok uang  jajanmu ku potong 50 %,
Anak beruang : mukanya murung dan memelas
Ayah beri hukuman pada anak beruang supaya merenungi kasalahannya dan supaya mengingat ingat bahwa jika tindakkanya seperti itu akan mendapat hukuman yang berat  dan ketika akan melakukan sesuatu si anak  beruang akan teringat apa akibatnya.
Namun tampaknya hukuman yang diberikan ayahnya belum bisa mencerahkan hati anak beruang tersebut dan hukuman tidak akan muncul kalau anak beruang tidak melakukan kesalahan,
Setelah mendapat hukuman dari ayahnya anak beruang pun disuruh makan oleh ibunya “ayo makan dulu, udah ibu persiapkan” tapi anak beruang ini malah menyalahkan ibunya atas hukuman yang diterimanya “gara gara ibu tidak belikan aku hp sehingga aku tidak tahu kalau ayah dah pulang” namun ibunya yang baik hati dan penuh rasa sabar menghadapi tingkah anaknya hanya tersenyum dan bilang “ ia bulan depan ibu dapat arisan kamu akan ku belikan hp, sekarang makan dulu ya”
Hari berganti hari namun sikap beruang masih tetap belum berubah yaitu menyalahkan orang disekitarnya jika suatu musibah menimpanya, dan ketika itu  anak beruang melihat ada sarang lebah dan terdapat madu yang menggiurkan di sarang tersebut, si anak beruang pun tanpa piker panjang mengambil madu itu dan tentu saja seperti apa yang pembaca perkirakan ratusan lebah keluar dari sarangnya, si anak beruang pun lari dan di kejar puluhan lebah beberapa diantaranya menyengat sekujur tubuh lebah, untung saja ayahnya dating dengan obor mengusir kawanan lebah yang menyengat anaknya, anak lebah pun menangis merasakan sakitnya sengatan lebah..
Ayah beruang pun menggendong anaknya pulang kerumah sesampainya di rumah ibu beruang sangat terkejut “lallalala km knapa nak bentol semua tubuhmu” anak beruang pun menjawab sambil menangis “ ini semua gara gara ayah terlambat datang, kalau dating lebih cepat kan aku ngak disengat lebah”


Mendengar  jawaban itu si ayah lebah pun mengambil sebuah kertas (ukuran 4A) dan sebuah bolpoin kemudian member I titik di tengah tengah kertas tersebut, dan berkata pada anak beruang:
Ayah beruang :  ap yang kamu lihat?
Anak beruang: sebuah titik
Ayah beruang : kamu hanya melihat satu titik kecil saja, kamu tidak melihat semuanya, ayah memberimu sebuah kertas yang lebar dan kamu hanya melihat satu titik kecil saja dan seperti itulah kamu, kamu tidak pernah melihat seberapa besar yang diberikan ayah, ibu, dan kakakmu padamu.
Mendengar ucapan ayahnya si anak beruang pun merenungi sambil terisak isak menagis merasakan sengatan lebah….

Read more...

Kamis, 10 Maret 2011

Mahasiswi bugil didepan UK Petra Surabaya



Kasus mahasiswa bugil di depan publik ini sangat menggegerkan orang orang, bagaimana tidak dia bugil di depan kampus, mahasiswi yang dikabarkan semester dua di UK petra surabaya ini tidak diketahui motiv telanjanganya namun dari desas desus yang beredar ada yang mengatakan pengambilan foto model lah, ada juga yang mengatakan depresi karena tugas kuliah yang terlalu banya dan ada pula yang mengatakan depresi karena di PHK pacarnya...
namun dari fotonya kabar tentang gadis itu yang berusaha melarikan diri dari pemerkosaan, dan hendak masuk kampus namun dihadang oleh dua satpam di gerbang kampus, entah motiv apa yang sebenarnya masih misteri dan pengambilan foto dilakukan didalam mobil yang jadi pertanyaan apakah kebetulan atau disengaja pengambilan foto ini??????????

dan inilah beberapa foto yang saya dapat dari brosing di google


bugil

bugil


Read more...

Prediksi Matematis Pernikahan Seseorang

waaaaaaaa gini ni kalo we gag ad kerjaan suka menganalisa sesuatu yang ngak ngak :D, nah tau kan di beranda fb kita banyak undangan pernikahan bersliweran kesana sini akhirnya terjadilah tulisan ini :D

Menikah adlah hal sakral yang di idam idam idamkan oleh setiap insan manusia tapi tahukah anda berdasarkan penelitian matematis yang dilakukan oleh hagenaru_j corporation selama beberapa tahun (mav tepat tahunnya masih secret)
ok langsung saja mari kita membuat penelitian secara umum orang menikah pasti mempunyai alasan dan berdasarkan 1001 alasan yang ada kita ambil 5 alasan terbanyak dari salah satu koresponden terbanyak yaitu saya sendiri :D

AMATI TABEL DIBAWAH INI
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/183248_1577336167086_1646070925_31375578_1133198_a.jpg

nah alasan alasan orang menikah adalah sebagai berikut
  1. Cinta (C-I-N-T-A = 3+9+14+20+1= 47) waaaaaa ternyata orang yang menikah karena cinta hanya 18 %
  2. Jodoh(J-O-D-O-H= 10+15+4+15+8=52) untuk yang jodoh tak diduga duga contohnya saat jalan jalan ketemu orang yang sama sama patah hati karena plustasi tiba tiba mereka bertemu dan saling curhat dan langsung to the poit dari si cowok "besok kita nikah yuk" si cew pun menjawab "hu um" hehhehhe dalam persentase ini jodoh ataupun yang nikah karena dijodohkan 20%
  3. Hamil( H-A-M-I-L=8-1-13-9-12=43) wah ternyata diluar perkiraan mungkin banyak yang digugurkan (Loh!!) persentase yang didapat 17%
  4. HARTA(H+A+R+T+A=8+1+18+20+1=48) yaa namanya juga manusia, memperoleh persentase 19 %
  5. TAKDIR(T-A-K-D-I-R= 20+1+11+4+9+18= 63) hahhahaha tampaknya kita hanya bisa berusaha dan berdoa namun semua kehendak yang diatas dan takdir memiliki persentase 25 %
dari hasil matematis yang saya lakukan ternyata orang menikah tidak ada mendominasi dengan pasti semua foakto bisa saja terjadi tapi ingin sesuai anda dapat dilakukan koalisi seperti partai poliik kita seumpamanya cinta dikoalisikan dengan jodoh akan mendapat persentase 39,2 % ( 18,6%+20%). wah tampaknya masih belum dominan, dapat juga dikoalisikan lagi dengan hamil (Loh) jangan dicoba yang ini ;D, kalikasikan dengan harta atau dengan si cow sebagai PNS (bukan Pengangguran Non Stop lo ya) nah cinta+jodoh+harta= 58,2% dah dominan :D  aku cinta padamu (cinta) dan aku akan melamarmu(jodoh) kita akan hidup dengan hasil keringatku sebagai PNS(harta).

Read more...

Minggu, 06 Maret 2011

Rahasia Orang Sukses

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

" Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA

"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." Beliau mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA

"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA

"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."

"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.

"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."

"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.

"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."

"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.

"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."

RAHASIA KEEMPAT

Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.

"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".

Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."

"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "

Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa "keadilan" yang dikatakan Al Qur'an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.




Read more...

BUMI MALANG MIG33 COMUNITY

Pengikut

About This Blog

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP